Marc Klok: Kalau Ketemu Saya Panggil Saja, Mas Klok!

Marc Klok WNI Persia Jakarta Tmnas Indonesia - persija.id
Marc Klok WNI Persia Jakarta Tmnas Indonesia - persija.id

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Persija Jakarta, Marc Klok, kembali mengungkapkan kebanggaanya bisa menjadi warga negara Indonesia. Bahkan dia tak masalah kalau nantinya ada yang memanggilnya, ‘Mas Klok’.

Memang akhirnya Marc Klok bisa bernapas lega usai resmi menjadi warga negara Indonesia setelah menjalani sumpah. Dia juga berjanji untuk setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Marc Klok sendiri sudah sejak 2017 berkarier di Indonesia. PSM Makassar menjadi pelabuhan pertama sekaligus penjembatan keinginannya menjadi pemain naturalisasi Indonesia.

Namun memang, keinginan Klok baru bisa terwujud saat membela Persija Jakarta. Proses naturalisasinya sudah dimulai sejak tahun lalu. Tapi, baru bisa diproses dan akhirnya selesai per 12 November kemarin.

Marc Klok: Anak Saya Pasti Berpaspor Indonesia

“12 November 2020 akan selalu menjadi hari bersejarah saya. Namun, saya akan katakan sekali lagi, ini baru awal dari kontribusi saya untuk Indonesia. Masih banyak hal yang ingin saya capai setelah menjadi warga negara Indonesia,” tulis Marc Klok dalam laman pribadinya.

“Bergabung dengan timnas Indonesia dan memenangkan trofi adalah salah satu hal yang paling saya inginkan. Sebuah prestasi yang bisa menghapus kerinduan seluruh rakyat Indonesia yang ingin melihat kembali kemenangan Merah Putih,” sambung dia.

Klok juga berterima kasih kepada para suporter yang selalu menyemangatinya. Bahkan nanti kalau bertemu di jalan dengan suporter, dia tak masalah dipanggil, ‘Mas Klok’.

“Mulai 12 November 2020, Marc Klok adalah Warga Negara Indonesia. Tidak masalah jika Anda menemukan saya di mana pun, panggil saja saya: Mas Klok. Saya akan senang,” tutup Klok.

The post Marc Klok: Kalau Ketemu Saya Panggil Saja, Mas Klok! appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen – Football5star.com.

Baca:  Irfan Bachdim: Tanpa Alfred Riedl, saya bukan apa-apa!